√ Kenalan Dengan Rasio Profitabilitas Mulai Dari Pengertian, Manfaat, dan Jenis Beserta Rumusnya PDF

√ Kenalan Dengan Rasio Profitabilitas Mulai Dari Pengertian, Manfaat, dan Jenis Beserta Rumusnya PDF

By Mas Bayu pada Agustus 06, 2020
rasio profitabilitas

Pengertian Rasio Profitabilitas

Rasio profitabilitas adalah rasio yang banyak digunakan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba atas penjualan, aset serta ekuitasnya selama periode tertentu. Perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang tinggi mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut beroperasi dengan tingkat biaya yang rendah namun dapat menghasilkan keuntungan yang tinggi. 

Tujuan dan Manfaat Rasio Profitabilitas

Adapun tujuan dan manfaat rasio profitabilitas bagi dalam maupun pihak luar perusahaan adalah sebagai berikut: 

Tujuan:

Tujuan dari rasio profitabilitas menurut Kasmir adalah sebagai berikut:
  • Menganalisis besarnya laba yang didapat oleh sebuah perusahaan.
  • Digunakan untuk membandingkan antara laba perusahaan tahun sekarang dengan tahun yang lalu.
  • Untuk menganalisis perkembangan laba perusahaan dari tahun ke tahun.
  • Untuk menganalisis kinerja setiap pegawai dalam suatu perusahaan.
  • Untuk menganalisis perbandingan antara besarnya laba yang telah dikurangi pajak dengan modal sendiri.

Manfaat:

Adapun manfaat dari rasio profitabilitas adalah sebagai berikut:
  • Berguna untuk melihat tingkat besarnya laba yang diperoleh perusahaan dalam kurun waktu satu tahun.
  • Berguna untuk melihat posisi laba perusahaan dari tahun sekarang dan tahun sebelumnya.
  • Berguna untuk mengetahui perkembangan laba yang diperoleh suatu perusahaan dari tahun ke tahun.
  • Berguna untuk melihat besarnya laba bersih yang diperoleh perusahaan setelah dikurangi pajak.

Jenis-Jenis Rasio Profitabilitas Beserta Rumusnya

Rasio profitabilitas dapat dibagi menjadi beberapa jenis yakni sebagai berikut:

B. Gross Profit Margin (GPM)

Gross Profit Margin adalah jumlah persentase laba kotor yang didapatkan dari hasil penjualan. Semakin besar GPM suatu perusahaan itu dapat mengindikasi bahwa perusahaan tersebut sangat efisien dalam kegiatan operasionalnya.

Rumus yang digunakan untuk menghitung GPM adalah sebagai berikut:

GPM = (Laba Kotor : Penjualan) x 100%

Contoh:

Perusahaan DEF adalah perusahaan sepatu, pada tahun 2019 memperoleh pendapatan dari hasil penjualan sepatu sebesar Rp 4.500.000.000. Kemudian laba kotor yang diperoleh perusahaan sebesar Rp 2.300.000.000. Berapa persentase GPM Perusahaan DEF?

Pendapatan dari hasil jualan sepatu = Rp 4.500.000.000
Laba kotor perusahaan = Rp 2.300.000.000

Jawab!

GPM = (2.300.000.000 : 4.500.000.000) x 100%
GPM =  51,1%

Jadi NPM perusahaan DEF sebesar 51,1%

B. Net Profit Margin (NPM)

Net Profit Margin (NPM) adalah jumlah persentase laba bersih yang didapatkan dari hasil penjualan dan sudah dikurangi pajak. Semakin tinggi persentase NPM suatu perusahaan maka dapat dikatakan bahwa perusahaan tersebut kegiatan operasinya semakin baik.

Rumus yang digunakan untuk menghitung NPM adalah sebagai berikut:

NPM = Laba Bersih Setelah Pajak : Penjualan

Contoh:

Perusahaan ABC pada tahun 2019 memperoleh pendapatan dari hasil penjualan sepeda sebesar Rp 1.500.000.000. Kemudian laba bersih yang telah dikurangi pajak pada tahun yang sama sebesar Rp 250.000.000. Berapa persentase NPM Perusahaan ABC?

Pendapatan dari jualan sepeda = Rp 1.500.000.000
Laba bersih setelah pajak = Rp 250.000.000

Jawab!

NPM = 250.000.000 : 1.500.000.000 = 0,16
NPM = (0,16 x 100) = 16%

Jadi NPM perusahaan ABC sebesar 16%

C. Return On Assets (ROA)

Return on Assets (ROA) adalah hasil perbandingan antara jumlah laba perusahaan dengan total asetnya. Semakin tinggi ROA maka perusahaan dalam mengelola asetnya juga semakin baik.

Rumus yang digunakan untuk menghitung ROA adalah sebagai berikut:

ROA = Laba Bersih : Total Aset

Contoh:

Jika perusahaan mempunyai laba bersih sebesar Rp 254.000.000.000 dengan nilai total keseluruhan aset sebesar Rp 4.600.000.000.000. Maka berapa besar ROA perusahaan tersebut?

Jawab!

ROA = 254.000.000.000 : 4.600.000.000.000
ROA = 0,055 x 100% = 5,5%

Jadi ROA perusahaan tersebut sebesar 5,5%

D. Return on Equity (ROE)

Return on Equity (ROE) adalah jumlah perbandingan antara total laba bersih dengan total ekuitas. Rasio ini digunakan untuk mengukur berhasil atau tidaknya perusahaan dalam mengelola modalnya untuk menghasilkan keuntungan bagi para pemegang saham. 

Rumus yang digunakan untuk menghitung ROE adalah sebagai berikut:

ROE = Laba Bersih Setelah Pajak : Ekuitas

Contoh:

Dalam laporan keuangan PT A, laba bersih setelah pajak PT A adalah sebesar Rp 540.000.000 dengan total ekuitas para pemegang saham sebesar Rp 1.200.000.000. Maka berapakah persentase ROE PT A?

Jawab!

ROE = 540.000.000 : 1.200.000.000
ROE = 0,45 x 100% = 45%

Jadi ROA perusahaan tersebut sebesar 45%

E. Return On Investment (ROI) 

Return on Investment adalah jumlah laba bersih setelah pajak terhadap nilai total aktiva. Rasio ini sangat berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan terhadap jumlah nilai aktiva perusahaan.

Rumus yang digunakan untuk menghitung ROI adalah sebagai berikut:

ROI = ((Laba atas investasi-investasi awal) : Investasi) x 100%

Contoh:

Perusahaan B melakukan investasi pada perusahaan C dengan total nilai investasi sebesar Rp 750.000.000, kemudian setahun berselang perusahaan C memperoleh laba yang besar yakni sebesar 2.500.000.000. Maka berapa persentase ROI-nya?

Jawab!

ROI = ((2.500.000.000 - 750.000.000) : 750.000.000) x 100%
ROI = 233%

Jadi ROI perusahaan tersebut sebesar 233%

F. Earning Per Share (EPS)

Earning per Share (EPS) adalah kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dalam setiap lembar saham yang beredar. Semakin tinggi EPS suatu perusahaan maka semakin besar pula keuntungan yang dihasilkan kepada investor dari setiap lembar saham yang mereka miliki.

Rumus yang digunakan untuk menghitung EPS adalah sebagai berikut:

EPS = (Laba Bersih Setelah Pajak–Dividen Saham Preferen) : Jumlah Saham Biasa yang Beredar

Contoh: 
Dalam Laporan keuangan PT A mempunyai jumlah saham yang beredar sebanyak 2 juta lembar, laba bersih perusahaan A sebesar Rp 250.000.000. Kemudian PT A memutuskan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar 75% dari total laba bersih atau sebesar Rp 187.500.000. Maka berapakan EPS PT A?

Jawab!

EPS = (250.000.000-187.500.000) : 2.000.000
EPS = 31,25

Jadi EPS PT A sebesar Rp 31,25

Download Artikel Ini

Kesimpulan

Itu tadi pembahasan mengenai Rasio Profitabilitas. Sekian dari kami semoga bermanfaat dan terima kasih.

Komentar

Postingan Populer

Simplet, Template Blogger Yang Simpel, Minimalis, dan Cepat

  Simplet adalah template blogger premium dengan desain yang simpel dan minimalis. Template ini sangat cocok untuk kamu yang mempunyai blog dengan berbagai niche seperti blog pribadi, news, magazine, dan lain sebagainya. Fitur Kelebihan Simplet 1. Memasang Iklan Adsense Bisa Langsung Dari Menu Tata Letak Blogger Ini sangat memudahkan kamu apabila ingin memasang iklan terutama iklan adsense, jadi sekarang kamu tidak perlu otak-atik kode HTML-nya. 2. Fast Loading dan SEO Frendly Template Simplet ini dapat dibilang cukup cepat hal ini dibuktikan dengan pengujian berikut ini. 3. Responsif Template ini didesain agar dapat ditampikan diberbagai macam perangkat seperti smartphone, tablet, maupun dekstop. Informasi Template Demo Beli Rp 50.000 Fitur Lengkap: Responsive SEO Frendly Fast Loading Breadcrumbs Lazy Load Image One Colomn Related Post Populer Post Social Media Share Button Menu di Footer Page 404

√ Pembahasan Tentang Konflik: Pengertian, Faktor, Bentuk, Dampak, dan Cara Mengatasi Konflik

Halo semuanya bagaimana kabar kamu hari ini? Semoga kamu dalam keadaan sehat ya. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi ilmu mengenai Pengertian Konflik dan Cara Menangani Konflik Yang Terjadi di Tengah Masyarakat. Semoga dengan dibuatnya artikel ini bisa memberi kalian sedikit ilmu tentang tema yang akan dibahas kali ini. Oke tidak usah berlama-lama lagi langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.   Faktor-Faktor Penyebab Konflik Berikut ini adalah beberapa faktor yang sering menjadi penyebab terjadinya suatu konflik di kalangan masyarakat: #1. Perbedaan Budaya Faktor budaya sering menjadi alasan terjadinya suatu konflik. Kita tahu bahwa setiap individu dilahirkan, di didik, dan dibesarkan dilingkungan kebudayaan tertentu. Setiap budaya itu memiliki ciri khas tersendiri serta berbeda antara kebudayaan yang satu dengan lainnya, mulai dari aturan, nilai maupun norma. Contoh: misal ada kelompok A menganggap aturan ABC itu baik, namun belum tentu kelompok B menganggap aturan ABC t

Lakukan 5 Cara Ini Agar Blog Kamu Masuk Halaman Satu Google

Halaman Satu Google Bagi para blogger jika salah satu postingan mereka masuk page one Google maka itu menjadi suatu kebanggan tersendiri. Sebab usaha mereka selama ini dalam membuat konten yang menarik dan berkualitas terbayarkan. Banyak sekali manfaat yang akan kamu dapatkan jika postingan yang kamu buat berada di halaman satu Google yakni salah satunya adalah mendapatkan banyak traffic organik dari Google itu sendiri, yang alhasil dapat mendongkrak penghasilan kamu di blog, jikalau kamu memasang iklan di blog tersebut. Namun untuk masuk page one  itu tidaklah mudah karena banyak sekali persaingan di sana. Namun kamu tak perlu khawatir di artikel ini akan dibahas beberapa tips agar postingan di blog kamu masuk di halaman satu mesin pencari. Oke tidak usah berlama-lama lagi langsung saja ke pembahasan di bawah ini. 5 Cara Mudah Agar Postingan Kamu Berada di Halaman Satu Google Sebelumnya kamu perlu tahu dulu, bahwa sebagian besar pengguna internet hanya melihat postingan di halaman p

Yuk Intip 5 Keuntungan Menjadi Seorang Blogger

Menjadi Seorang Blogger Blogger adalah sebutan orang yang hobi menulis sebuah artikel di blog. Akan tetapi di Indonesia menjadi seorang blogger masih banyak yang kurang meminati. Banyak diantara mereka menganggap bahwa menjadi seorang blogger adalah pekerjaan yang tidak ada manfaatnya. Padahal anggapan mereka itu semua adalah salah kaprah, banyak sekali kok blogger yang sukses dan berhasil meraih banyak sekali keuntungan dari jerih payahnya dalam ngeblog. Bagi kamu para blogger pemula yang pernah mendapat makian dan hinaan dari orang-orang sekitar tak perlu risau dan berkecil hati, dalam artikel ini kamu akan diberi tahu keuntungan-keuntungan menjadi seorang blogger untuk memberimu motivasi. Tak perlu berlama-lama cek pembahasannya dibawah ini. 5 Keuntungan Menjadi Seorang Blogger Berikut ini adalah keuntungan yang akan kamu dapat jika kamu menjadi seorang blogger: 1. Meningkatkan skill menulis kamu Keuntungan pertama yang akan kamu dapat adalah skill kamu dalam menulis akan meningkat.

Lakukan 5 Cara Berikut Jika Kamu Ingin Menghasilkan Uang di Instagram Terbaru 2020

Mencari Uang di Instagram Intagram atau IG merupakan salah satu media sosial yang sangat populer di Indonesia. Tersedia berbagai macam fitur yang menunjang bagi para penggunanya. Oleh karena itulah jejaring sosial tersebut mempunyai banyak sekali peminat di Indonesia. Namun tahukah kamu bahwa Instagram juga bisa menjadi ladang uang yang sangat menguntungkan lho?  Sebenarnya sangat banyak sekali cara untuk mendapatkan uang di internet salah satunya lewat media sosial. Ok tidak usah berlama-lama lagi simak penjelasannya di bawah ini. 5 Cara Mendapatkan Uang Di Instagram 1. Endorsement Salah satu cara untuk mendapatkan uang di Instagram adalah dengan endorse. Namun sebelumnya kamu harus memiliki banyak pengikut untuk bisa melakukan endorse. Endorse sendiri merupakan kegiatan mempromosikan produk atau barang orang lain di akun Instagram kamu. Nah dengan endorse kamu bisa memperoleh barang gratis atau bahkan bisa menerima bayaran dari setiap produk yang kamu promosikan di akun kamu. 2. Menj