√ Pembahasan Tentang Konflik: Pengertian, Faktor, Bentuk, Dampak, dan Cara Mengatasi Konflik

konflik


Halo semuanya bagaimana kabar kamu hari ini? Semoga kamu dalam keadaan sehat ya. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi ilmu mengenai Pengertian Konflik dan Cara Menangani Konflik Yang Terjadi di Tengah Masyarakat. Semoga dengan dibuatnya artikel ini bisa memberi kalian sedikit ilmu tentang tema yang akan dibahas kali ini.

Oke tidak usah berlama-lama lagi langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.  

Pengertian Konflik

Secara sosiologis konflik berarti suatu proses interaksi antara dua orang atau lebih dengan maksud untuk merusak atau menyingkirkan pihak lain dengan alasan dan tujuan tertentu. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) konflik itu berarti perselisihan, percekcokan, dan atau pertentangan. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Konflik adalah suatu proses sosial antara dua orang atau kelompok di mana masing-masing pihak ingin menyingkirkan pihak lain dengan maksud dan tujuan tertentu yang disertai dengan kekerasan ataupun ancaman.

Faktor-Faktor Penyebab Konflik

Berikut ini adalah beberapa faktor yang sering menjadi penyebab terjadinya suatu konflik di kalangan masyarakat:

#1. Perbedaan Budaya

Faktor budaya sering menjadi alasan terjadinya suatu konflik. Kita tahu bahwa setiap individu dilahirkan, di didik, dan dibesarkan dilingkungan kebudayaan tertentu. Setiap budaya itu memiliki ciri khas tersendiri serta berbeda antara kebudayaan yang satu dengan lainnya, mulai dari aturan, nilai maupun norma.

Contoh: misal ada kelompok A menganggap aturan ABC itu baik, namun belum tentu kelompok B menganggap aturan ABC tersebut baik bagi kelompoknya, jika kelompok A tidak bisa bekerja sama dengan kelompok B untuk menyelesaikan masalah mengenai perbedaan aturan ABC ini maka bisa jadi hal ini menimbulkan suatu konflik.

#2. Perbedaan Individu

Dalam kehidupan bermasyarakat pasti ada yang namanya perbedaan antara individu yang satu dengan individu yang lainnya. Perbedaan ini biasanya menyangkut pendirian, perasaan, atau juga bisa ide maupun gagasan. Semua ini akan ada dalam kehidupan sosial bermasyarakat yang mana seseorang tidak selalu sependapat dengan orang lain.

Contoh: Di dalam suatu masyarakat ada orang A memiliki pendapat untuk mengaspal jalan desa dengan aspal kualitas terbaik agar jalan desa tersebut mudah dilalui kendaraan, namun ada juga orang B yang berpendapat bahwa jalan desa seharusnya di cor pakai semen saja agar lebih hemat biaya. Jika tidak ada kerja sama maupun toleransi antara kedua orang tersebut maka bisa saja hal ini akan menimbulkan suatu konflik.

#3. Perbedaan Kepentingan

Faktor kepentingan juga sering menyulut terjadinya konflik antar individu maupun kelompok masyarakat. Setiap individu maupun kelompok pasti mempunyai kepentingan yang berbeda-beda, misal dalam hal kepentingan ekonomi, sosial ataupun politik.

Atas perbedaan kepentingan itulah yang menyebabkan suatu konflik yang tak bisa dihindarkan di kalangan masyarakat.

#4. Perubahan Nilai Sosial

Jika dalam kehidupan bermasyarakat terjadi perubahan antara individu ataupun kelompok merupakan hal yang sangat wajar. Namun apabila perubahan sosial itu berlangsung terlalu cepat maka hal ini bisa menjadi sumber konflik, sebab perlu waktu untuk melakukan penyesuaian akibat dari terjadinya perubahan sosial ini.

Bentuk Konflik Yang Sering Terjadi di Tengah Masyarakat

  1. Konflik antar individu, adalah perselisihan yang terjadi antara individu yang satu dengan individu yang lain di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Konflik jenis ini kemungkinan hanya merugikan pihak individu yang bersangkutan.
  2. Konflik Agama, adalah perselisihan yang terjadi antar kelompok yang memiliki keyakinan yang berbeda. Ini adalah salah satu jenis konflik yang sering kali terjadi di kalangan umat beragam, oleh sebab itu perlu adanya toleransi agar konflik ini bisa terhindarkan.
  3. Konflik Rasial, adalah perselisihan yang terjadi antara individu yang mempunyai garis keturunan ras yang berbeda. Biasanya yang menjadi penyebab utama terjadinya konflik rasial yakni ada salah satu golongan ras yang merasa ras mereka jauh lebih baik dan harus lebih dihormati dibandingkan ras yang lainnya. Oleh karena itu perlu adanya kerja sama dan rasa saling menghormati antar ras agar konflik ini bisa diminimalisir.
  4. Konflik antar kelas sosial, adalah perselisihan yang terjadi akibat dari penggolongan kelas di antara masyarakat. Contoh misal golongan kaya mendapatkan hak lebih dibanding golongan yang miskin, karena terjadi perbedaan hak inilah yang memicu suatu konflik. Oleh sebab itu perlu perlakuan yang adil di antara golongan masyarakat sehingga meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.
  5. Konflik Politik, adalah perselisihan yang terjadi akibat dari perbedaan pendapat di dalam dunia politik. Biasanya perselisihan jenis ini sering terjadi akibat dari inginnya suatu kelompok tertentu menjadi penguasa di suatu daerah ataupun suatu negara.
  6. Konflik Internasional, adalah perselisihan yang terjadi di antara negara-negara di seluruh dunia. Biasanya perselisihan jenis ini banyak terjadi karena ada perbedaan pendapat antar negara di mana negara yang satu merasa banyak dirugikan oleh negara yang lain.

Dampak Baik dan Buruk Jika Terjadi Konflik

Dalam konflik itu pasti mempunyai akibat atau dampak positif maupun negatif, berikut ini adalah beberapa dampak baik dan buruk jika terjadi Konflik.

A. Dampak Baik Konflik

Konflik tidak hanya menciptakan dampak buruk saja dalam kehidupan bermasyarakat namun juga memiliki dampak positif seperti; terciptanya toleransi dan mau saling bekerja sama dalam menyelesaikan konflik yang sedang terjadi yang pada akhirnya menghasilkan suatu kesepakatan yang dapat menguntungkan semua kalangan.

B. Dampak Buruk Konflik

  • Putusnya tali silaturahmi antar sesama masyarakat.
  • Merusak harta benda dan bahkan bisa saja menghilangkan nyawa seseorang.
  • Terjadinya dominasi dari salah satu pihak yang terlibat perselisihan.
  • Dapat menyebabkan trauma baik secara sosial maupun psikologis.

Cara Mengatasi Konflik

Berikut ini adalah beberapa cara untuk menangani konflik yang sedang terjadi:
  1. Mengalah, ini merupakan salah satu cara yang cukup baik untuk mengatasi perselisihan yang sedang terjadi. Mengorbankan suatu kepentingan pribadi demi untuk mempertahankan hubungan baik antar sesama adalah hal yang hebat.
  2. Berdiskusi, dengan diskusi maka pihak yang sedang berseteru bisa saling bertukar pendapat agar menghasilkan suatu kesepakatan sehingga perselisihan yang terjadi antara pihak tersebut bisa di selesaikan.
  3. Menghindar, kebanyakan konflik juga bisa terjadi akibat dari hal-hal sepele, maka sebaiknya hindari hal-hal sepele tadi agar terhindar dari konflik.

Kesimpulan

Itu tadi adalah pembahasan mengenai konflik, semoga pembahasan yang singkat ini bisa memberikan sedikit ilmu bagi kamu para pembaca. Sekian dari Kami, semoga bermanfaat dan terima kasih.
 
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter