√ Kenalan Dengan Investasi: Pengertian, Tujuan, Jenis dan Manfaat Investasi

investasi adalah

Siapa sih yang tidak kenal dengan yang namanya Investasi. Pasti banyak di antara kalian sudah banyak yang mengetahuinya bukan?. Sekarang ini berinvestasi merupakan suatu keharusan sebab jika kamu hanya menyimpan uang saja, maka bisa saja uang yang kamu simpan tersebut di masa mendatang nilainya berkurang. Memang secara nominal angkanya tetap, tetapi secara nilai itu sudah banyak berkurang, tahu kenapa? Sebab itu karena 'Inflasi'. Inflasi inilah yang menjadi sebab kenapa nilai uang masa kini dengan masa yang akan datang bisa jauh berbeda.

Oleh karena itu kita harus melakukan sesuatu agar uang yang kita punya tidak berkurang nilainya karena inflasi. Salah satu caranya adalah dengan berinvestasi, namun sebelum kamu terjun ke dunia investasi alangkah baiknya jika kamu tahu terlebih dahulu apa itu investasi? Serta apa manfaatnya?

Oke, tidak usah berlama-lama langsung simak pembahasannya di bawah ini.

Pengertian Investasi

Investasi adalah melakukan sesuatu di masa sekarang yakni dengan cara menanam modal, dengan harapan memperoleh imbal hasil atau keuntungan di masa yang akan datang. Investasi sudah banyak dilakukan oleh orang zaman sekarang sebab manfaat yang terkandung di dalamnya itu sangatlah banyak. 

Jadi bagi kamu yang mempunyai sebuah tujuan finansial di masa yang akan datang seperti ingin punya rumah, ingin punya tabungan untuk sekolah anak, ingin punya uang pensiun, dan lain sebagainya maka tidak ada salahnya jika kamu mencoba untuk berinvestasi. Sebab dengan berinvestasi hal-hal tersebut bisa saja diwujudkan.

Tujuan Berinvestasi

Penting sekali bagi kamu menentukan tujuan jikalau ingin memulai berinvestasi. Memang benar tujuan dari investasi itu adalah untuk memperoleh keuntungan di masa yang akan datang, namun disini kamu sebagai calon investor harus menentukan dulu secara spesifik tujuan investasimu kelak itu kamu gunakan untuk apa?. Untuk tujuan menikah? Untuk biaya lahiran anak? Untuk beli kendaraan? Untuk beli dan atau renovasi rumah? Untuk biaya sekolah anak? Untuk uang pensiunan? dan lain sebagainya, kamu itu harus tentukan terlebih dahulu tujuannya untuk apa. 

Sebab sangat penting lho menentukan tujuan ini, karena tujuan ini menentukan instrumen investasi apakah yang cocok dengan kamu. Soalnya di pasar modal sangat banyak sekali instrumen investasi yang bisa kamu pilih mulai dari saham, obligasi, reksa dana serta derivatif. 

Jika tujuan investasimu jangka pendek seperti untuk biaya nikah, atau biaya lahiran anak maka instrumen yang cocok adalah reksa dana. Bila tujuan investasimu jangka menengah seperti untuk beli kendaraan, atau renovasi rumah maka instrumen yang cocok adalah obligasi. Akan tetapi jika tujuanmu jangka panjang misal seperti untuk membeli rumah, biaya sekolah anak, dan untuk dana pensiun maka instrumen yang cocok untukmu adalah investasi di saham.

Sekarang kamu jadi lebih tahu kan akan pentingnya memilih sebuah tujuan?

Jenis-Jenis Investasi

Berikut ini adalah jenis investasi yang cukup populer di Indonesia, yakni:

#1. Saham

Saham adalah salah satu jenis investasi yang cukup populer di Indonesia. Di dalamnya kamu akan memperoleh banyak sekali keuntungan, seperti capital gain dan dividen. Capital gain itu sendiri merupakan keuntungan yang diperoleh dari selisih transaksi jual beli saham, namun dengan syarat harga jual saham lebih tinggi dari pada harga belinya. Sedangkan dividen merupakan keuntungan yang diperoleh dari pembagian keuntungan yang dibagikan oleh perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang kamu miliki.

#2. Reksa Dana

Reksa dana merupakan sebuah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat yang kemudian dana yang sudah terkumpul tersebut akan di investasikan ke portofolio efek oleh manager investasi. Reksa dana sangat cocok bagi kamu yang ingin berinvestasi namun masih sedikit sekali ilmu yang kamu kuasai tentang dunia pasar modal. Disini kamu hanya perlu menyetor dana saja, dan sisanya tinggal kamu serahkan ke pada manager investasi, nanti dia yang akan bertugas untuk menginvestasikan uang yang sudah kamu setorkan tadi. 

Nah, reksa dana itu terbagi menjadi beberapa jenis yakni reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan yang terakhir adalah reksa dana saham. Untuk lebih jelas mengenai reksa dana kamu bisa klik link di atas.

#3. Obligasi Dan Sukuk

Obligasi merupakan salah satu jenis instrumen investasi yang tergolong aman dan bisa memberikan keuntungan setiap periodenya. Selain itu keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan dari investasi obligasi adalah capital gain, selain itu dana yang kamu gunakan untuk investasi di obligasi akan dikembalikan penuh pada saat jatuh tempo. Obligasi adalah instrumen investasi jangka menengah yakni antara 1-3 tahun. Untuk lebih lengkapnya tentang obligasi klik link di atas.

5 Cara Mudah Memulai Investasi Bagi Para Pemula

  1. Tentukan tujuan investasimu. Apakah untuk investasi jangka panjang (lebih dari 5 tahun), menengah (1-5 tahun), atau pendek (Kurang dari 1 tahun). Jika ingin jangka panjang maka kamu bisa memilih saham dan reksa dana saham. Bila tujuan kamu investasi jangka menengah maka pilihlah reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, serta obligasi dan atau sukuk. Akan tetapi jika ingin berinvestasi jangka pendek maka pilihlah reksa dana pasar uang.
  2. Siapkan modal awal untuk investasi. Bagi kamu yang masih mahasiswa tenang karena modal awal untuk berinvestasi cukup terjangkau yakni hanya Rp 100.000.
  3. Pilih instrumen investasi yang cocok untuk dirimu. Investasi itu "high risk high return" jadi semakin besar risiko maka akan semakin besar pula keuntungan yang akan didapatkan. Berikut ini adalah urutan investasi dari yang paling berisiko (1) Saham, (2) Reksa dana, (3) Obligasi dan atau sukuk.
  4. Daftar di salah satu perusahaan atau platform penyedia layanan investasi di pasar modal, dan pastikan bahwa perusahaan tersebut terdaftar dan di awasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
  5. Silahkan mulai berinvestasi.


5 Manfaat Investasi Yang Harus Kamu Tahu

Berikut ini adalah beberapa manfaat jika memulai investasi di usia muda:

#1. Terhindar Dari Inflasi

Untuk kamu yang tidak ingin uangnya tergerus oleh inflasi maka berinvestasi adalah cara yang paling ampuh. Sebab investasi rata-rata pertahunnya bisa memberikan keuntungan hingga 20%, luar biasa bukan. 

#2. Meningkatkan Aset dan Kekayaan

Investasi yang kamu lakukan dari waktu ke waktu akan meningkatkan aset dan nilai kekayaanmu. Aset disini tidak terbatas pada properti saja melainkan juga uang yang sudah kamu setorkan sebagai modal. Semakin berkembangnya aset maka kekayaan yang akan kamu miliki akan jadi bertambah.

#3. Menyiapkan Kebutuhan Yang Mungkin Terjadi di Masa Yang Akan Datang

Dengan berinvestasi maka kamu bisa menyiapkan kebutuhan yang mungkin akan kamu alami di masa depan, seperti pernikahan, biaya lahiran anak, biaya sekolah anak, biaya beli rumah, biaya renovasi rumah dan lain sebagainya.

#4. Menambah Pengetahuan Mengenai Dunia Investasi dan Pasar Modal

Menjadi seorang investor dapat membuatmu punya banyak teman dan relasi mengenai bisnis terutama bisnis yang terjadi di pasar modal. Dengan begitu wawasan kamu tentang dunia investasi juga akan semakin meningkat.

#5. Menyiapkan Dana Pensiun

Ingat manusia itu mempunyai umur, jadi sangat tidak mungkin jika harus bekerja seumur hidup. Maka dengan berinvestasi kamu juga bisa menyiapkan dana pensiun yang dapat kamu nikmati kelak. 

Perhatian

Perlu di garis bawahi di sini kami tidak merekomendasikan atau menyuruh kamu untuk berinvestasi di instrumen manapun baik saham, reksa dana obligasi ataupun sukuk, namun di sini kami hanya share ilmu tentang investasi. Oleh karena itu jika terjadi kerugian akibat dari berinvestasi itu sudah menjadi tanggung jawab serta risiko pribadi masing-masing. Nah bagi investor muslim untuk selalu pastikan bahwa produk investasinya itu halal karena tidak semua jenis investasi itu halal.

Download Artikel Ini

Itu tadi pembahasan mengenai investasi, namun perlu di ingat bahwa investasi adalah kegiatan yang mengandung risiko jadi bijak-bijaklah dalam berinvestasi. Sekian dari kami semoga bermanfaat dan terima kasih.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter